Selalu ada alasan untuk berharap
Ia telah dikeluarkan dari perguruan tinggi dan upaya-upaya bisnis nya telah gagal. Kini saat ia berdiri di tepi danau Michigan di tengah sapuan angin pada suatu malam musim dingin, pria berusia 32 tahun itu melihat langit di atas untuk terakhir kalinya seraya bersiap untuk melemparkan diri ke dalam air yang sangat membekukan.
Itu adalah saat yang mencekam. Ia merasakan semburan ketakjuban saat ia melihat langit berbintang dan pikiran ini membakar benaknya: “kamu tidak berhak menhabisi dirimu sendiri. Kamu bukanlah milikmu! R. Buckminster Fuller berjalan meninggalkan danau itu dan memulai kembali dari awal.
Buckminster Fuller Born July 12, 1895
Milton, Massachusetts, United States Died July 1, 1983 (aged 87)
Los Angeles, United States
Occupation designer, author, inventor Spouse Anne Hewlett (m. 1917)
Children 2: Allegra Fuller Snyder and Alexandra who died in childhood
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Sunday, September 16, 2012
Friday, September 14, 2012
Love it's like waiting a Bus
Cinta itu sama seperti orang yg sedang menunggu bis
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Sebuah bis datang, dan kamu bilang,
"Wah..terlalu penuh, sumpek, bakalan nggak bisa duduk nyaman neh!
Aku tunggu bis berikutnya aja deh."
Kemudian, bis berikutnya datang.
Kamu melihatnya dan berkata,
"Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau ah.."
Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat,
tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.
Bis keempat berhenti di depan kamu.
Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang,
"Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.
Subscribe to:
Comments (Atom)

