Wednesday, December 26, 2018

Volatility Index 75 Trade

Ada beberapa jenis indeks volatilitas yaitu indeks volatilitas 10, 25, 50, 75, 100. Volatilitas Bull dan Bear. Nah biasanya indeks volatilitas 10 itu perusahaan-perusahaan yang steady seperti perusahaan listrik, perusahaan energi, dan sejenisnya.
Kalau indeks volatilitas 100 itu perusahaan yg berisiko tinggi biasanya memiliki simpangan besar. Contoh, perusahaan investasi, Alibaba dan sejenisnya. Sedangkan kelas aset indeks volatilitas Bull adalah kondisi pasar yang optimistis, dan Bear kondisi pasar pesimistis.
Pada Sabtu dan Minggu, bursa saham, pasar uang, bursa komoditas libur, sedangkan indeks volatilitas tetap buka. Mengapa? Karena indeks volatilitas memakai data ekonomi, menggunakan sistem otomatis.


Berikut adalah teknik sederhana trading di Meta trader 5

 























Chart: Volatility Index 75
Time Frame: H1  


Indikator

Moving average:
Linearweght CLose 50 RED
Exponensial CLOSE 24 BLUE
Exponensial CLOSE 6  Maroon
Exponensial Open 6   White 


Indikator Filter:
MACD 
12, 24, 8 Close 

SOP ENTRY dengan MA di Time frame H1 Pair EU:
- Entry di terminal MA BESAR (MA 50 dan 24)
- Harga/candle berada di atas MA trend UP Opsi BUY ONLY
- Harga/candle berada di bawah MA trend DOWN opsi SELL ONLY
- Target 20 PIPS++
- Entry saat CLOSE candle H1
- CROSS MA adalah perubahan trend atau awal trend.


Moment terbaik SELL adalah saat MACD mengidikasikan Over Bough garis sinyal lepas dari bar histogram mengarah ke bawah.

Sinyal BUY adalah sebalik nya.


By Binary.com




















Wd time:



















No comments:

Post a Comment

Thank for visited my blog....